HomePolitikSekjen PDIP Ungkap Soal Materi Safari Puan ke Airlangga dan Prabowo

Sekjen PDIP Ungkap Soal Materi Safari Puan ke Airlangga dan Prabowo

Channelbatam- Ketua DPP PDIP Puan akan bertemu dengan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akhir pekan ini. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengungkap salah satu isu yang akan dibahas Puan dalam safari politik ke Airlangga ialah terkait situasi perekonomian Indonesia sekarang. Dia berkata, isu ekonomi menjadi pembahasan karena Airlangga merupakan Menko Perekonomian saat ini.

“Ya kalau dengan Pak Airlangga karena kapasitas beliau sebagai Ketua Umum Golkar, juga sebagai menko perekonomian. Tentu saja situasional situasi saat ini perekonomian kita itu jadi materi yang kita bahas,” kata Hasto pada Jumat (02/09).

Kemudian di agenda selanjutnya, sambung Hasto, Puan akan membahas tentang pertahanan saat melakukan safari politik ke Prabowo di Hambalang, Jawa Barat. Isu pertahanan menjadi pembahasan karena kapasitas Prabowo yang merupakan Menteri Pertahanan (Menhan) saat ini.

“Terkait Pak Prabowo juga tak terlepas dari ruang lingkup beliau sebagai menteri pertahanan karena kita juga menghadapi pertarungan geopolitik,” ujarnya. Hasto menyatakan, PDIP melalui Puan berperan sebagai tamu ketika melakukan silaturahmi ke Golkar dan Gerindra. Ia mengibaratkan langkah PDIP itu bak mengetuk pintu Golkar dan Gerindra, dan menunggu dibukakan empunya rumah.

Namun, segala rencana pertemuan itu disebut harus melihat situasi agar berjalan lancar. Situasi yang dimaksud, misalnya seperti kesesuaian hari dan cuaca. Sebelumnya, Ketua DPP Partai Golkar Lamhot Sinaga menyatakan Airlangga bakal tetap menjadi calon presiden dan partainya tetap berada di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Pernyataan itu disampaikan Lamhot merespons rencana pertemuan Airlangga dengan Puan Maharani nanti. Lamhot mengatakan pertemuan antara dua tokoh beda parpol itu hanya sekadar membangun komunikasi politik. Namun, menurutnya, partainya tak mempersoalkan apakah PDIP akan bergabung dengan KIB atau tidak nantinya.

“Golkar tidak akan bergeser, akan tetap mendukung Airlangga sebagai capres. Tapi kalau nanti kemudian Airlangga-Puan ya kita bicarakan. Misal Puan bersedia menjadi wakilnya Pak Airlangga, nanti kita bicarakan dengan KIB,” kata Lamhot, Jumat ini.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Desmond Junaidi menegaskan partainya tidak akan meninggalkan koalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meski akan menerima kedatangan Puan pekan ini.

Ia mengatakan setiap pembahasan soal capres-cawapres akan didiskusikan bersama Ketum PKB Muhaimin Iskandar. “Semua ada kemungkinan [jadi pasangan capres-cawapres], tapi juga harus dibicarakan dengan Pak Muhaimin. Gerindra tidak pernah ninggal orang,” kata Desmond pada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (30/08).

spot_img

Populer

News Update

Berita Terkait