HomeKepriAkankah Kepemimpinan Ansar-Marlin di Kepri Berlanjut ke Periode 2024 Mendatang?

Akankah Kepemimpinan Ansar-Marlin di Kepri Berlanjut ke Periode 2024 Mendatang?

Channelbatam- Mendekati Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di tahun 2024, artinya masa kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri Ansar-Marlin tersisa 15 bulan lagi. Santer terdengar hubungan keduanya semakin dingin dan jarang terlihat bersama dalam suatu agenda.

Sementara itu ketidakkompakan antara Ansar-Marlin pernah diprediksi oleh Partai Golkar. Dari informasi yang didapat, diketahui saat membahas pasangan dari Ansar Ahmad pada pemilu sebelumnya Partai Golkar telah melarang untuk berpasangan dengan Marlin. Dan merekomendasikan Ria Saptarika. Namun, DPP Partai Golkar tanpa melibatkan pengurus DPD I, tiba-tiba mendeklarasikan Marlin sebagai pasangan Ansar.

Akhirnya apa yang dikhawatirkan oleh Partai Golkar DPD I pun terjadi. Kepemimpinan Ansar-Marlin dinilai tidak sinkron dan kompak selama menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur. Marlin seakan tidak di beri amanah tugas oleh Ansar dan pihak Ansar pun membalas tugas dan wewenang Wakil Gubernur sudah ada pada tempatnya.

Terkait hal tersebut, tim channelbatam mencoba menghubungi Ketua DPD I Golkar Kepri Akhmad Ma’ruf. “No Komen,” jawab Ma’ruf singkat Via Whatapp pada Sabtu (12/11).

Disisi lain salah satu masyarakat di Perumahan Nongsa Batam Achmad Muni turut berkomentar terkait kepemimpinan Ansar-Marlin. “Kami berharap betul para pemimpin di Kepri ini dapat fokus pada pemulihan ekonomi. Mengingat tingginya angka pengangguran khususnya di Kota Batam yang tertinggi di Kepri seharusnya dapat menjadi tamparan keras bagaimana kinerja pemerintah selama ini. Kedepan semoga tokoh-tokoh yang di pilih masyarakat memiliki jejak digital yang jelas bukan hanya tiba-tiba muncul saja. Toh, masyarakat juga sudah tahu kemana selama ini uang pajak atau fee lahan dan proyek jika bukan ke kampanye” sebut Achmad.

Dikabarkan juga Marlin saat ini sedang melakukan kampanye untuk mendeklarasikan sebagai Walikota Batam meneruskan kursi kepemimpinan suaminya yaitu Muhammad Rudi. Tak ketinggalan, Partai Golkar di Kepri juga akan menerjunkan tokoh-tokoh militan yang layak ‘dijual’ ke masyarakat seperti Akhmad Ma’ruf, Yunus Muda dan Asmin Patros. Disisi lain PKS saat dihubungi mengenai paslon yang akan dideklarasikan masih belum memutuskan karena fokus pada berkas caleg 2024.

spot_img

Populer

News Update

Berita Terkait