HomeBatamSoal Tingginya Angka Pengangguran di Batam, Dema Pospera Kepri: BP Batam Tak...

Soal Tingginya Angka Pengangguran di Batam, Dema Pospera Kepri: BP Batam Tak Perlu Berkelit

Channelbatam- Dilansir dari data BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Batam adalah 9,6 persen per Agustus 2022, tertinggi di Kepri. Fakta di lapangan sendiri membuktikan saat Disnaker Batam mengadakan job fair pada 07 November lalu. Ratusan ribu pencaker berdesak-desakan untuk mengambil antrean penyerahan berkas lamaran. Mirisnya, tidak sedikit yang pingsan akibat kurang adanya peraturan dari panitia.

Terkait hal tersebut, Dewan Mahasiswa Posko Perjuangan Rakyat (Dema Pospera) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meminta BP Batam tak perlu berkelit soal tingginya tingkat pengangguran di Batam.

Ketua Dema Pospera Provinsi Kepri Wawandika menyarankan agar BP Batam introspeksi diri ketimbang mencari pembenaran dan alasan apalagi pencitraan. “Terbukti tingginya pengangguran di Kota Batam, akibat banyaknya perusahaan yang hengkang keluar Batam,” ujar Wawandika, Selasa (15/11/2022).

Disisi lain, Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait menyayangkan ada oknum wakil rakyat yang menyambangi kantornya dan dinilai kurang bijak menyikapi persoalan tenaga kerja di Batam. “Seharusnya seorang wakil rakyat menawarkan dan mencari solusi untuk kepentingan masyarakat, bukan create pernyataan kontroversi di media,” ucapnya.

Menurut Wawandika, wajar saja Kepala BP Batam yang juga Wali Kota Batam (ex-officio) menjadi sorotan ditengah persoalan tingginya tingkat pengangguran di kota yang dipimpinnya.

“Tidak mungkin nelayan pesisir yang disalahkan. Jadi jika ada komentar terkait kinerja buruk BP Batam maka jangan baper, harusnya introspeksi, atau kalau tidak siap dengan kritikan rakyat ya mundur, bukan berdalih ini dan itu, jika komentar dan sikap wakil rakyat saja disayangkan apalagi komentar rakyat yang diwakili,” jelasnya.

Wawan menambahkan seharusnya BP Batam yang menjawab, bukan hanya fokus mengalokasikan lahan dan pembangunan infrastruktur yang ada duitnya. Selain itu juga Wawan menyebut selama ini Walikota Batam yang juga ex officio Kepala BP Batam selalu menampilkan videotron tentang keberhasilan Batam dalam menarik investasi. “Berarti iklan yang ada tersebut hoax,” lanjutnya.

Persoalan pengangguran bisa ditemui di sejumlah kawasan industri di Batam. Ia menilai ada ketidakseimbangan antara perusahaan dengan penyerapan tenaga kerja. “Alasan yang terus diungkapkan BP Batam selalu saja cari investor cari investor, nanti ketika investor datang tanah sudah habis dibagi-bagikan ke sana-sini gak jelas,” tegas Wawan memimpin organisasi masyarakat yang penasihatnya adalah Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini.

 

spot_img

Populer

News Update

Berita Terkait